Tips
Menunggu Masa Penerbitan Surat Rekomendasi
Perbedaan
lama waktu penerbitan surat rekomendasi praktik bagi Apoteker diketengahkan
oleh instruktur sebagai salah satu studi kasus pada kegiatan Focus Group
Discussion (FGD) dalam rangkaian acara Latihan Kepemimpinan Profesi (LKP) 17
Januari 2016 di Area Wisata Keluarga Owabong Purbalingga. Perbedaan ini
disebabkan oleh teknis pelaksanaan SPO dari PP IAI yang berbeda di setiap PC
Kabupaten. Salah satu kesimpulan hasil diskusi tersebut adalah diadakannya
harmonisasi antar PC se-karesidenan Banyumas Kedu, sehingga kendala teknis pelaksanaan
SPO bisa diminimalkan.
Kendala
teknis yang dikemukakan oleh peserta, diantaranya sejawat apoteker belum
melengkapi berkas persyaratan permohonan surat rekomendasi atau belum
menyelesaikan proses pembinaan di PC masing-masing. Selain itu adanya kesalah
pahaman antara sejawat anggota & pengurus akibat komunikasi yang tidak
efektif misalnya waktu janjian bertemu yang molor atau tidak tepat waktu, dan
sebagainya. Kendala ini menyebabkan waktu pengurusan surat rekomendasi menjadi
lebih lama dari seharusnya.
Ini
area bahasan yang sensitif dan saya tidak tertarik untuk memperdebatkannya,
sebab sudah ada SPO (aturan) terkait, baku, dan sudah semestinya dipatuhi oleh
semua pihak. Saya lebih teratrik pada fakta bahwa selama proses pengurusan
surat rekomendasi apoteker dan perizinan apotek, para apoteker sudah di gaji
penuh dan seharusnya sudah dapat mulai bekerja untuk mengenalkan dirinya
sebagai apoteker beserta calon apotek-nya. Ini bagian dari brand persona, professional authority, & tes the market.
Sehingga, alih-alih protes menunggu lamanya waktu tunggu pengurusan perizinan,
apoteker sudah bisa mulai penetrasi pasar dan membangun trust untuk bisnis
apotek yang akan dia jalankan. Baik, saya akan bahas satu per satu.
1. Brand
Persona
Siapa Anda dan kenapa
Anda ada di tengah-tengah masyarakat? Singkatnya, kenapa masyarakat perlu
bersyukur atas keberadaan Anda di lingkungan mereka? Anda dapat membangun citra
diri seorang apoteker yang tampil menolong masyarakat. Ya, karena bisnis pada
dasarnya adalah aktifitas menolong orang lain yang dibayar. Maka anggap saja,
Anda sedang blusukan ke masyarakat dalam rangka berpromosi tentang Anda &
calon Apotek Anda.
2. Professional
Authority
Ngapain blusukan? Tugas
utama dalam brand persona adalah mengenalkan Anda dan calon Apotek Anda. Di
tahap yang ke-2 ini, Anda bisa menunjukkan kepiawaian Anda dalam bidang
obat-obatan. Anda bisa melakukan penyuluhan, kunjungan ke rumah, hingga
pendampingan minum obat. Tips saya, pastikan keberadaan & perbuatan mulia
Anda (sebagai Apoteker) diketahui oleh khalayak. Riya’ (atau pamer) dong? Baik,
luruskan niat Anda untuk membantu orang lain & memunculkan authority Anda
sebagai seorang Apoteker, yaitu tempat bagi masyarakat untuk bertanya tentang
DAGUSIBU obat-obat mereka. insyaAllah tidak termasuk pamer ya..hehehe.. sedikit
saya tahu, Fudhail bin Iyadh rahimahullah..menyampaikan bahwa Riya’ atau pamer
diantaranya adalah batal mengerjakan suatu amal kebaikan (karena khawatir
dilihat orang lain atau khawatir riya’). Wallaahua’lam..Oke?
3. Tes
the Market
Anda bisa manfaatkan
waktu tunggu pelulusan surat izin apotek dengan melakukan tes pasar.
Manfaatnya, agar Anda tahu tentang beberapa hal berikut ini :
1. Daya
beli masyarakat (bermanfaat dalam kebijakan strategi harga yang bersaing)
2. Tren
penggunaan obat di masyarakat (sebagai gambaran awal proses KIE yang efektif,
efisien, dan prioritas kepada masyarakat)
3. Prevalensi
penyakit yang muncul di masyarakat (sebagai salah satu pedoman atau acuan
penetapan stok obat awal)
4. Harapan
masyarakat atas keberadaan apotek (harapan-harapan inilah yang berusaha Anda
penuhi sehingga Anda mampu memperoleh pelanggan tetap lebih awal dan mereka
berpotensi untuk memberikan informasi tentang pelayanan Apotek kita kepada
tetangganya (secara getok tular). Bila informasi ini menjadi viral dan
diperbincangkan banyak orang, sungguh Anda sangat beruntung.
Demikian sedikit
pengetahuan yang insyaAllah bermanfaat untuk membangun kredibilitas profesi
apoteker dan membantu meningkatkan potensi penjualan
bisnis Apotek yang sedang di urus.![]() |
| Apoteker ga boleh BT yaaa... |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar