Prioritas dan Kebijakan Pembiayaan Apotek
Keuangan
menjadi problem utama dalam hampir semua bisnis, khususnya Apotek. Masalah
muncul bila kita gagal memperhitungkan semua pengeluaran dan pemasukan sehingga
cashflow kita akan kolaps. Akibatnya, bisnis tidak dapat berfungsi dengan baik
bahkan bisa gulung tikar. Ngeri, kan? masyaAllah..bayangkan Anda susah payah
mengurus perizinan Apotek tapi terpaksa tutup karena arus cashflow finansial
dan neraca keuangan yang tidak sehat. Nah, agar cashflow kita berjalan dengan
baik kita harus menentukan prioritas dan kebijakan dalam pembiayaan Apotek.
Beaya-beaya
yang mungkin muncul dalam bisnis Apotek yang telah saya urutkan berdasarkan
prioritas. Saya beri penjelasan tentang urgensi pembiayaan ini, besaran normal
dan strategi efisiensi yang saya terapkan di Apotek saya.
- Beaya Karyawan
- Beaya ini penting untuk memastikan kinerja dan kepercayaan pengelola Apotek terhadap managerial keuangan Apotek. Nilainya pantas & sebaiknya mampu memberikan insentif kepada para karyawan. Beaya peningkatan kompetensi karyawan juga bisa dianggarkan dari pos pembiayaan ini.
- Efisiensi pembiayaan sangat tergantung dari kemampuan kita mengevaluasi kinerja karyawan sesuai key performance indicator yang telah ditetapkan di awal perjanjian kerja. Bila tidak sesuai dengan target, manager personalia harus tegas menegur, memotivasi dan mensupport karyawan.
- Bila karyawan tetap bermasalah, sebaiknya manager personalia mengeluarkan karyawan tersebut. Ada hukum one to ten, yaitu seseorang yang dibayar 1 value gaji, tapi dapat memberikan kinerja 10 kali lipat dari value gaji-nya. Karyawan seperti ini yang harus dipelihara.
- Beaya Listrik dan Air
- Efisiensi beaya ini dilakukan dengan disiplin dalam penghematan air dan listrik. Hasil dari efisiensi beaya ini misalnya dapat digunakan untuk anggaran pembelian lampu darurat atau genset listrik di kemudian hari
- Beaya Alat Tulis Kantor
- Beaya ATK meliputi kertas, bahan habis pakai dari printer, pena, spidol, etiket, plastik pembungkus, kartu nama, dan sebagainya.
- Beaya ini dapat ditekan dengan menggunakan palstik atau kertas re-use. Sepele memang, namun anggaran ini bisa membengkak bila tidak disiplin pengelolaannya.
- Beaya Keamanan dan Lingkungan
- Beaya ini sangat variatif, tergantung lokasi yang dipilih.
- Saya mengumpulkan kertas bekas obat dan kardus pembungkus, kemudian saya reject (disobek-sobek) dan saya serahkan kepada tukang sampah sebagai rongsokan atau saya jual ke pengepul dan hasil penjualannnya untuk membiayai pengeluaran ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar