Selasa, 27 September 2016

Menimbang Franchise Apotek



Apotek Franchise atau Apotek Indie

Mau bisnis sambil beramal untuk peningkatan gairah perekonomian Indonesia? 
bisa buka Apotek lho... insyaAllah.

Nah, kalau mau buka, pilih mana? apotek sendiri atau franchise?
Bagi Anda yang berniat membuka Apotek, pasti akan dihadapkan dengan 2 pertimbangan ini. Mau buka dengan brand baru (indie) atau dengan brand yang sudah dikenal? Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan, diantaranya :
Parameter
(7 Pilar Apotek)
Apotek Indie
Apotek Franchise
Visi & Misi
Bebas sesuai idealisme Anda
Terikat pada aturan baku.
Lokasi & Pemetaan
Fleksibel, bisa dibangun secara bertahap.
Harus memenuhi kriteria baku yang dipersyaratkan oleh sistem Franchise.
Sumber Daya Manusia
Pribadi
Rekrutmen oleh HR yang handal.
Studi Kelayakan
Pribadi
Dilakukan oleh tim Franchise
Permodalan
Fleksibel, bisa bertahap & bisa ditekan (minimal)
Modal Besar, kadang ada royalty fee, perlu modal cadangan yang besar pula.
Perizinan
Pribadi
Dilakukan dan dibantu oleh tim Franchise
Bussiness Process & SOP
Pribadi
Sudah terstandard dan valid.

Kelebihan utama menggunakan brand Apotek Franchise :
1.       Lebih mudah mendapatkan kepercayaan pembeli atau calon pelanggan.
2.       Target penjualan, pencapaian BEP dan ROI lebih mudah diprediksi.
3.       Mendapatkan bimbingan lengkap, termasuk dalam melakukan rekrutmen Apoteker dan tenaga teknis kefarmasian. Ini layak dipilih bagi investor bermodal kuat namun masih awam dengan bisnis Apotek.
4.       Risiko usaha dapat diperhitungkan.
5.       Beaya trial and error dapat diminimalkan.
Kelebihan penting menggunakan brand Apotek sendiri (Indie) :
1.       Modal lebih terjangkau (khususnya bagi Apoteker miskin seperti saya).
2.       Udah, itu saja..hampir tidak ada kelebihan yang lain.. selamat berjuang, kawan. Ganbatte!!!
Kenapa saya memilih mendirikan Apotek Indie / Pribadi?
1.       Modal saya terbatas, tidak pernah bermimpi mengawali bisnis Apotek dari Franchise.
2.       Target Market saya bukan market yang mementingkan suatu brand tertentu sebagai pertimbangan dalam membeli.
3.       Improvisasi, kepuasan dalam learning process dan kebahagiaan dalam berkarya.
4.       Saya bisa memilih sistem kerja yang paling sesuai dengan pribadi saya. Karena saya Apoteker dan saya harus nyaman serta fleksibel dalam berbagai kebijakan Apotek saya. Anda perlu tahu bahwa kini Apotek waralaba tidak sepenuhnya dikelola oleh pemilik modal (franchisee) namun tetap dikelola oleh pihak pemberi franchise.
Sekarang, giliran Anda yang menentukan sikap. Mau Apotek Indie atau Apotek Franchise?
Catatan :
1.       Saya melampirkan penawaran Apotek Franchise yang bagus untuk Anda ikuti di halaman belakang buku yang saya tulis.
2.       Mungkin modal Anda tidak besar namun perlu bimbingan pendirian Apotek. Karena itu, saya juga melampirkan daftar kontak konsultan pendirian Apotek yang dapat diandalkan untuk membantu Anda.
 
contoh Apotek Franchise yang ingin saya ikuti dulu
======================
Canda dengan pembeli, semoga berkesan dan jadi pelanggan, silakan dicoba :
Saya : “Maaf, dengan mba siapa?”
Pembeli : “Saya Tutik.”
Saya : “Oh, lahirnya bulan maret ya?”
Pembeli : “Lho kok bisa pas nebaknya?”
Saya : “ini hukum statistika. Survey membuktikan kebanyakan nama Tutik lahir pada bulan maret. Hehehe.. Semoga sehat terus ya, Mba Tutik.”
Pelanggan : “Amiin.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar